Teknologi Tidak Bisa Menggantikan Sosok Guru Dalam KBM

KontraPro, Tangerang - Perlu diakui perkembangan teknologi telah memberikan kemudahan dalam sebuah proses pembangunan begitupun dalam perkembangan dunia pendidikan di sekolah Formal maupun Non-Formal.

Secara Akademisi para peserta didik yang duduk dibangku Sekolah Dasar maupun Sekolah Lanjutan Menengah begitu mudah menambah wawasan atau pengetahuan, hanya cukup mengakses Internet semuanya sudah tersaji.

Namun sisi lain yang jauh lebih penting daripada itu bukanlah hanya kwalitas Akademisi atau daya Intelektualitas para peserta didik, hal mendasar untuk diperhatikan adalah sampai sejauh mana kwalitas pembentukan mentalitas peserta didik itu sendiri.

Dalam proses pembentukan kwalitas mentalitas para peserta didik tentunya diperlukan sosok seorang guru dan tentunya teknologi tidak bisa mengantikan seorang guru saat Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) berjalan.

Seperti yang di sampaikan oleh H. Imam Nur Rahman kepala sekolah SDN Karawaci 1 Kota Tangerang, "Pembelajaran jarak jauh melalui teknologi Jejaring Sosial sangat jauh berbeda dengan di sekolah Pembelajaran Tatap Muka (PTM), di sekolah Guru bisa langsung berinteraksi, komunikasi sekaligus memberikan motivasi kepada para peserta didik, dengan demikian akan semakin terjalin hubungan emosianal yang baik antara para peserta didik dengan Guru hal tersebutlah yang kemudian secara perlahan mentalitas peserta didik di bentuk kearah yang jauh lebih baik," tutur H. Imam saat diwawancarai langsung di ruang kerjanya Kamis (30/9/2021).

Terkait persiapan PTM, H. Imam menjelaskan segala sesuatunya sudah di persiapkan sesuai dengan arahan Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang, "Alhamdulillah terkait PTM kami sudah mempersiapkan segala sesuatunya sesuai ketentuan. Dalam kondisi seperti ini kamipun harus menjaga kekhawatiran orangtua terkait kesehatan anaknya agar tidak tertular Covid-19 yang saat inj belum di nyatakan aman oleh pihak terkait," jelas H. Imam.

Sebelum mejabat sebagai Kepala Sekolah H. Imam adalah seorang guru yang meraih beberapa prestasi di Tingkat Kota Tangerang, Tingkat Provinsi maupun di Tingkat Nasional, bahkan H. Wahidin Halim saat menjabat Walikota Tangerang memberikan apresiasi kepada H. Imam dengan memberangkatkannya ke Tanah Suci Mekkah (Berangkat Haji).

Hal tersebutpun telah ditegaskan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim bahwa salah satu hikmah yang didapat saat pandemi adalah keberadaan guru tidak bisa digantikan oleh teknologi apapun.

“Teknologi itu tidak bisa untuk semuanya. Kita baru sadar sekarang bahwa enggak mungkin teknologi itu akan menggantikan guru dan menggantikan pertemanan sosial yang dibutuhkan,“ ucap Mendikbud dalam acara Indonesia Bicara yang disiarkan melalui kanal Youtube Media Indonesia pada Kamis (5/11).

- Asep WW/Royani

Explor Your Next

Journey

Physiological respiration involves the meensure the composition of the functional residual.